Microsoft Bersiap Menghadirkan Dukungan Cross-Platform Xbox Live ke Perangkat iOS

Jumat, 08 Februari 2019 | 17:00

Xbox Live Cross-Platform

Pada acara GDC 2019 mendatang, Microsoft dijadwalkan akan merilis sebuah platform baru untuk mendukung pengembangan game cross-platform.

Tujuan utama dari dikenalkannya platform tersebut adalah untuk menghadirkan dukungan Xbox Live bagi game yang tersedia pada platform selain PC dan Xbox, seperti iOS, Android, dan bahkan Nintendo Switch.

Sebenarnya, untuk saat ini Microsoft telah memiliki sejumlah game yang sudah mempunyai dukungan Xbox Live untuk digunakan pada platform lain. Salah satu contoh yang paling populer adalah Minecraft, dimana game akan memerlukan login Xbox Live sebelum dapat dimainkan di perangkat iOS, Android, dan Nintendo Switch.

Namun, tentu hal tersebut barulah permulaan saja. Ke depannya, Microsoft ingin membawa dukungan Xbox Live ke lebih banyak judul game.

Dengan dihadirkannya platform terbaru ini, harapannya, pengembang bisa dengan mudah memberikan dukungan Xbox Live dengan menambahkan fitur seperti tropi, sistem sosial, dan multiplayer ke dalam game yang dikembangkan untuk perangkat iOS, Android, dan Nintendo Switch—sebagai upaya memperbanyak basis pengguna Xbox Live.

Baca Juga:

Berikut paparan lengkap informasi rencana masa depan Microsoft untuk Xbox Live yang didapat dari laman situs jadwal GDC 2019.

Xbox Live is one of the largest, most engaged gaming communities on the planet with decades of experience providing managed game services to developers that save you time and unlock all of the social and engagement features that players love.

Now Xbox Live is about to get MUCH bigger. Xbox Live is expanding from 400M gaming devices and a reach to over 68M active players to over 2B devices with the release of our new cross-platform XDK.

Get a first look at the SDK to enable game developers to connect players between iOS, Android, and Switch in addition to Xbox and any game in the Microsoft Store on Windows PCs.

Takeaway

  • Xbox Live players are highly engaged and active on Xbox and PC, but now they can take their gaming achievement history, their friends list, their clubs, and more with them to almost every screen.

  • This will break down barriers for developers that want their communities to mingle more freely across platforms. Combined with PlayFab gaming services, this means less work for game developers and more time to focus on making games fun.

Bersamaan dengan proyek cross-platform diatas, Microsoft juga akan memanfaatkan rangkaian perangkat backend PlayFab sebagai bagian dari rencana masa depan ini. PlayFab bertujuan untuk mempermudah proses yang dilakukan pengembang untuk mengembangkan game dengan dukungan cross-platform.

Memang, jika dilihat dari cara dan kebiasaan bermain, ada perbedaan yang besar antara gamer di PC, konsol, dan ponsel. Tetapi belakangan ini, perbedaan tersebut menjadi menipis, terutama dengan hadirnya game seperti Minecraft, Fortnite, dan PUBG. Peluang itulah yang menjadi bekal Microsoft untuk mengawali pergerakan ini.

Ketika pada akhirnya perangkat ponsel makin bisa disandingkan dengan platform game lainnya, pergerakan Microsoft menghadirkan layanan cross-platform bisa menjadi langkah penting dalam membuka pasar baru yang lebih luas dan merata. Selanjutnya, kita hanya tinggal menunggu bagaimana realisasinya berjalan ke depan.

Editor : Alexius Aditya

Sumber : Windows Central