Karyawan Apple Diminta Kembali Bekerja dari Kantor Mulai September

Kamis, 03 Juni 2021 | 10:45
Apple

Para karyawan Apple Store di Apple Sanlitun, Beijing.

Kebijakan work from home atau kerja dari rumah telah diterapkan banyak perusahaan selama masa pandemi.

Hal itu merupakan upaya yang dilakukan demi mencegah penularan virus lebih luas tanpa menanggalkan produktivitas.

Sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar, Apple tentu mengutamakan keselamatan para karyawannya.

Perusahaan pimpinan Tim Cook itupun menerapkan kebijakan work from home untuk karyawan Apple.

Baca Juga: Ciptakan Lapangan Kerja Baru, Apple Siap Investasikan Dana Besar!

Setelah hampir satu tahun lebih, kebijakan tersebut tampaknya akan segera selesai diterapkan.

Pasalnya, baru-baru ini Tim Cook diketahui telah menyampaikan pengumuman terbaru terkait kebijakan work from home.

Dalam memo yang diberikan, Tim Cook meminta karyawan Apple untuk kembali bekerja dari kantor, seperti dilansir The Verge.

Kebijakan tersebut akan mulai diterapkan pada September 2021 mendatang.

Meski begitu, Tim Cook menjelaskan pola kerja dari kantor tidak akan dilakukan secara full.

Yap, karyawan Apple diwajibkan datang ke kantor hanya tiga kali seminggu pada hari Senin, Selasa, dan Kamis.

Kemudian hari Rabu dan Jumat karyawan tetap bisa bekerja dari rumah.

Model kerja seperti kerap disebut sebagai hybrid working dan telah banyak diterapkan banyak perusahaan.

Namun, khusus divisi yang bidangnya mengharuskan pekerjaan secara langsung akan bekerja selama lima hari full di kantor.

Baca Juga: Tim Cook Bicara Soal Ketidakadilan Sistem selama Pandemi, Sepakat?

Apple tidak benar-benar meninggalkan pola kerja work from home yang selama ini sudah dijalankan.

Sebab, dalam kebijakan baru ini para karyawaran disebut memiliki jatah full work from home selama dua pekan dalam satu tahun.

Namun untuk bisa menggunakan jatah tersebut karyawan Apple harus mendapat persetujuan dari manajer.

Tim Cook mengungkapkan sudah tak sabar bisa kembali bertemu secara tatap muka dengan karyawannya.

Ia merindukan vibes aktivitas dalam bentuk kolaborasi atau penuangan ide-ide kreatif secara langsung yang biasa dilakukan sebelum masa pandemi. (*)

Editor : Bagus Hernawan

Baca Lainnya