Sudah beberapa minggu ini banyak penyataan dari pembaca MakeMac yang merasa “tertipu†setelah membeli perangkat iPhone yang dirasa baru – tersegel dalam box. Mulai dari yang mendapati batere boros, tombol susah ditekan bahkan ketika dibuka terdapat banyak kejanggalan. Masalah ini kami sebut dengan sindikat iPhone rekondisi. Berikut ini beberapa hal yang patut kamu cermati agar tidak terkena penipuan tersebut:
Apa Maksud iPhone Rekondisi?

:quality(100)/photo/makemac/2015/01/iPhone-4-ifixit.jpg)
Secara sederhana, sindikat iPhone rekondisi memanfaatkan perangkat iPhone yang sudah rusak atau ditarik Apple untuk dihancurkan. “Bangkai†itu coba dihidupkan dengan cara memberikan baterai baru, layar baru dan membungkusnya ulang bahkan dengan iming-iming garansi.
Intinya ini memang perangkat iPhone (bukan imitasi dengan sistem operasi abal-abal) – bisa diinstal iOS dan mengunduh aplikasi dari App Store. Namun kelemahannya adalah kualitas perangkat keras yang sangat dipertanyakan.
Baca Juga:
Bagaimana cara menghindari hal ini ketika kamu hendak membeli perangkat iPhone? Simak beberapa tips dari MakeMac:Cek “Kejanggalanâ€
Langkah paling sederhana adalah melihat tampilan secara langsung. Mulai dari kemasan, unit itu sendiri hingga aksesoris seperti kabel data dan USB power bawaan. Alangkah lebih baik lagi jika kamu bisa mengecek baterainya – apakah sudah rusak atau bocor.
Dari laporan beberapa pengguna, kemasan dari perangkat rekondisi ini memiliki kualitas sangat rendah. Bahkan beberapa diantaranya terkesan asal-asalan. Contohnya adalah kemasan perangkat iPhone 4 yang menampilkan gambar perangkat dengan sistem operasi iOS 7 – sebuah hal yang sangat salah karena iPhone 4 dirilis pertama kali dengan iOS 4.
Baca Juga:
- Cara Mengetahui Baterai iPhone Yang Bocor Atau Rusak
- Program Penggantian Baterai iPhone 5 Sudah Hadir di Indonesia
Pahami Waktu Rilis iPhone
Selama 7 tahun ke belakang, Apple selalu merilis perangkat iPhone baru dan menyudahi (discontinue) versi sebelumnya pada tahun berikutnya atau maksimal dua tahun. Ambil contoh gambar di atas ya, perangkat iPhone 4 diperkenalkan pada bulan Juni 2010 (16 GB dan 32 GB warna hitam) lalu dinyakatan discontinue pada Oktober 2011 (kecuali versi 8GB yang masih didukung hingga 2013).
Nah, sekarang apakah wajar jika ada orang yang menjual perangkat iPhone 4 dalam kondisi baru, pada tahun 2015? Saya rasa kamu patut curiga pada barang tersebut..
Cek Serial Number dan IMEI Perangkat
Seperti yang saya bahas di bagian awal, sindikat iPhone rekondisi memanfaatkan perangkat rusak yang sudah ditarik oleh Apple. Jika benar, pastinya Serial Number atau IMEI Number perangkat itu sudah dihapus kan oleh Apple?Nah untuk membuktikan bahwa perangkat yang kamu curigai masuk di dalamnya, ada 2 cara yang dapat kamu lakukan:
- Cek Serial Number atau IMEI yang ada di perangkat lewat aplikasi Settings > General > About. Saran saya catat di kertas agar lebih mudah dalam langkah berikutnya.
- Pertama cek serial number di laman selfslove.apple, masukkan angka SN ke kolom yang tersedia lalu tekan tombol search.
- Kedua, kamu bisa mengecek IMEI dari perangkat tersebut di berbagai laman cek IMEI. Saya sendiri biasa menggunakan iphoneimei.info.
Perangkat rekondisi akan mendapatkan tampilan seperti diatas – tidak terdaftar atau tidak dapat melihat info detail melalui laman pengecekan IMEI. Lantas bagaimana tampilan yang benar? Silahkan cek gambar di bawah untuk contoh perangkat yang terdaftar resmi.
Akhir Kata
Tim MakeMac menyarankan kamu untuk selalu berhati-hati dalam membeli device Apple khususnya iPhone. Jangan sampai menyesal karena tawaran harga murah dan berakhir pada perangkat rekondisi. Agar teman, keluarga atau kerabat kamu juga dapat berhati-hati, bantu tim MakeMac mengedukasi mereka ya dengan membagikan artikel ini.Mengenal iPhone Refurbished Apple yang Sebenarnya
Akses juga MakeMac melalui MM Reader untuk iPhone