Follow Us

Penelitian Sebutkan Pembayaran Melalui Apple Pay tahun 2020 Meningkat

Gama Prabowo - Selasa, 02 Maret 2021 | 10:11
Layanan Apple Pay
support.apple.com

Layanan Apple Pay

Penelitian terbaru dari perusahaan finansial FIS mengungkapkan bahwa tren pembayaran melalui dompet digital seperti Apple Pay meningkat di tahun 2020.

Untuk pertama kalinya, pembayaran digital mampu mengalahkan popularitas pembayaran konvensional ketika konsumen berbelanja produk secara langsung di toko-toko fisik.

Kepala Divisi Merchant Solutions FIS, Jim Johnson menyebutkan bahwa pandemi global mampu membawa perubahan kebiasaan pembyaran menjadi lebih modern.

Baca Juga: Sejumlah Produk Apple Masuk Daftar Desain Terbaik di Fortune Top 100

Menurut penelitian dari FIS, penggunaan uang tunai menurun sebesar 10% pada tahun 2020, atau hanya sekitar seperlima dari pembayaran tatap muka di seluruh dunia.

Bahkan, di negara-negara maju seperti Kanada, Inggris, Perancis, Norwegia, Swedia, dan Australia, penggunaan uang tunai untuk pembayaran di toko fisik menurun sekitar 50% atau lebih.

Penelitian dari FIS juga menyebtkan bahwa pembayaran tunai di Amerika Serikat hanya menghasilkan 1 Trilliun US Dollar. Sedangkan pada tahun 2019 pembayaran tunai di Amerika Serikat berjumlah 1,4 Triliun US Dollar.

Mayoritas masyarakat Amerika Serikat memiliki dompet digital seperti Apple Pay, Google Pay, Samsung Pay dll.

Selain itu, beberapa toko fisik seperti Starbucks, Sephora, Besbuy dll juga telah menerapkan pembayaran 'tanpa kontak fisik'.

Wilayah Asia Pasifik termasuk Indonesia, menjadi wilayah yang paling banyak menggunakan dompet digital untuk pembayaran.

Melansir dari 9to5mac.com, sekitar 40% pembayaran di toko fisik di wilayah Asia Pasifik dilakukan melalui pembayaran digital.

Selain itu, pembayaran digital di toko fisik juga meningkat sebesar 10% di wilayah Amerika Utara, 8% di Timur Tengah dan Afrika, 7% di Eropa, dan 6% di Amerika Latin.

Editor : MakeMac

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular