Appe kembali medapat masalah hukum setelah baru saja pengadilan Prancis menjatuhkan denda sebesar 1 juta USD atau sekitar Rp 15,6 miliar.
Melansir dari Reuters, Apple dianggap telah memaksakan klausul komersial yang tidak adil pada pengembang aplikasi Prancis untuk akses ke App Store. (20/12/2022)
Pihakpengawas urusan konsumen dan penipuan Prancis (DGCCRF)telah melakukan investigasi selama beberapa tahun mengenai masalah ini.
Bahkan investigasi tersebut diawasi secara langsung oleh Mentrian Keuangan Prancis,Bruno Le Maire.
Baca Juga: (Rumor) iPhone Akan Bisa Instal Aplikasi di Luar App Store Tahun 2024
Ia menyatakan bahwa ia hanya negara ingin memperjuangkan hak-hak pengembang aplikasi di Prancis.
Bruno yakin bahwa toko aplikasi Apple telah mengambil keuntungan berlebihan dari para pengembang.
Ia mebambahkan bahwa penyelidikan pihaknya telah menemukan adanya "ketidakseimbangan yang signifikan" diantara Apple dan para pengembang di App Store.
Melansir dari MacRumors, Apple mengatakan bahwa pihaknya ia akan menunggu keputusan final dari dari pengadilan mengenai hal ini. (20/12/2022)
Para pengembang Prancis juga ikut dilibatkan agar mereka dapat menciptakan"pasar yang dinamis dan kompetitif".
Baca Juga: App Store Umumkan Opsi Harga Aplikasi Lebih Lengkap, Paling Mahal 10 Ribu Dollar
Dengan seperti itu, Apple yakin bahwa inovasi para pengembang di Pracis juga akan terus berkembang.