Follow Us

Apple Desak Kongres AS Lindungi Imigran usai Trump Batalkan Program DACA

Andri Alfansyah - Rabu, 06 September 2017 | 13:53
Apple Desak Kongres AS Lindungi Imigran usai Trump Batalkan Program DACA

Apple mendesak kongres Amerika Serikat untuk membuat aturan permanen yang dapat melindungi para imigran dari pendeportasian menyusul Administasi Presiden Donald Trump telah membatalkan program Deferred Action for Childhood Arrivals (DACA).

Desakan tersebut disampaikan CEO Apple Tim Cook dalam surelnya kepada para pegawainya. Seperti dilansir Techcrunch, dia mengatakan mendapat banyak catatan dari para pegawainya yang tercatat sebagai imigran (Tim Cook menyebutnya Dreamers) selama sepekan terakhir.

Para Dreamers tersebut di antaranya disebutkan ada yang datang dari banyak negara lain, seperti Kanada, Meksiko, Kenya, atau Mongolia sejak kecil. Dan Amerika adalah kampung halaman yang mereka tahu. Para pegawai imigrannya bekerja untuk Apple tersebar di 28 negara bagian AS.

Selain mendesak pemerintah AS untuk melindungi imigran secara permanen, Tim Cook juga mengatakan Apple bakal memberikan dukungan yang diperlukan para pegawai dan keluarganya yang terkena dampak pencabutan aturan DACA.

Mengakhiri tulisannya, Tim Cook percaya nilai-nilai bangsa AS bakal menang dan Apple bakal terus melanjutkan tradisi menyambut para imigran dari semua negara. Apple bakal melakukan apa pun untuk bisa mewujudkan hal ini.

Selain mengirimkan surel kepada para pegawai, Tim Cook juga menyampaikan cuitannya soal ini di Twitter. Dia mengatakan seperti halnya kita, para Dreamers berkontribusi untuk Apple dan masyarakat. Untuk itu, Apple bakal berjuang supaya para imigran diperlakukan setara.

#Dreamers contribute to our companies and our communities just as much as you and I. Apple will fight for them to be treated as equals.

— Tim Cook (@tim_cook) September 5, 2017

Buat yang belum tahu, DACA adalah kebijakan yang dibuat di era pemerintahan Barack Obama pada 2012 lalu. Kebijakan ini memungkinkan imigran gelap tertentu yang masuk ke AS sejak anak-anak untuk tidak dideportasi.

Sebelumya, Apple dan ratusan perusahaan sudah menandatangani surat terbuka menolak pembatalan kebijakan DACA. Dalam surat terbukanya, Apple mengatakan bahwa pendeportasian para imigran hanya bakal merugikan ekonomi AS. Pasalnya, Dreamer disebutkan sangat penting untuk masa depan perusahaan dan AS.

Mereka pun mendesak Trump untuk mempertahankan kebijakan DACA dan melobi kongres AS untuk mengesahkan aturan permanen yang bisa melindungi imigran dari pendeportasian.

[source site_name = “Techcrunch” site_url = “https://techcrunch.com/2017/09/05/tim-cook-urges-congress-to-keep-daca-alive-in-letter-to-apple-staff/”][/source]

Source : Hai Online

Editor : MakeMac

PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular