Kasus COVID-19 Meningkat, Apple Tunda Kebijakan Kerja Hybrid

Selasa, 20 Juli 2021 | 12:23

Apple Park

Apple dilaporkan telah menunda penerapan kebijakan pola kerja hybrid.

Hal tersebut dilakukan karena terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di beberapa wilayah Amerika Serikat.

Georgia menjadi wilayah dengan peningkatan kasus baru positif COVID-19 tertinggi sebanyak 3.218 kasus.

Total per hari ini (20/7) ada 9.527 kasus baru positif COVID-19 di Amerika Serikat.

Baca Juga: Tolak Hybrid Work, Karyawan Apple Ancam Tinggalkan Perusahaan

Angka kematian akibat COVID-19 di negeri Paman Sam juga bertambah 37 orang.

Melansir Bloomberg, Apple menjadi salah satu perusahaan teknologi yang menunda kebijakan kerja hybrid.

Perusahaan pimpinan Tim Cook itu akan menunda penerapan kerja hybrid setidaknya satu bulan.

Sebelumnya pada Juni lalu, Tim Cook mengumumkan bahwa pola kerja hybrid akan dilakukan mulai September 2021.

Karyawan Apple dimina untuk bekerja langsung dari kantor tiga kali seminggu.

Tim Cook mengklaim bahwa ketersediaan vaksin dan tingkat infeksi yang menurun jadi alasannya mencanangkan pola kerja hybrid.

Wacana tersebut lantas ditolak mentah-mentah oleh karyawannya. Bahkan, beberapa waktu lalu karyawan Apple mengancam akan re-sign jika Apple masih bersikukuh menerapkan pola kerja hybrid.

Klaim Tim Cook dalam memo internalnya itu, kini terbukti salah karena kasus COVID-19 di Amerika Serikat kembali meningkat.

Baca Juga: Apple Bagikan Video Parodi Bertema Apple at Work (from Home)

Belum juga selesai masalah kebijakan pola kerja hybrid, Apple dikabarkan sudah mencanangkan upaya lain.

Masih menurut Bloomberg, Apple tengah melakukan uji coba pola kerja hybrid in-store dan work from home untuk karyawan ritel.

Hal tersebut dilakukan karena menurut Apple ke depannya konsumen akan lebih suka berbelanja secara online.

Di tengah pandemi, belanja online memang telah menjadi opsi utama dan akan terus berlanjut, bahkan setelah pandemi usai.

Berbeda dari Apple, raksasa teknologi lain, seperti Facebook dan Google justru mulai melakukan inovasi pola kerja jarak jauh.

Facebook, bahkan mewacanakan untuk bisa menerapkan pola kerja jarak jauh hingga setelah pandemi berakhir.

Sementara Google sedang melakukan uji coba pola kerja yang lebih permisif agar karyawannya bisa bekerja dari rumah atau lokasi berbeda.

Baca Juga: Supplier Apple Minta Karyawan Menginap di Pabrik, Ini Alasannya

Masing-masing perusahaan tentu punya caranya sendiri untuk beradaptasi dan bertahan di tengah pandemi.

Namun, keselamatan karyawan tetap harus menjadi perhatian yang diutamakan. (*)

Editor : Bagus Hernawan

Baca Lainnya