Follow Us

Pendiri Telegram Salahkan Apple dan Google Atas Kasus Spyware Pegasus

Gama Prabowo - Senin, 26 Juli 2021 | 20:10
Apple dan Google

Apple dan Google

Kasus pengintaian dan pelanggaran privasi di perangkat iPhone dan Android oleh Spyware Pegasus kembali muncul di berbagai wilayah dunia.

Pendiri dan CEO Telegram, Pavel Durov turut berkomentar dan menyalahkan Apple dan Google atas munculnya dan menyebarnya kasus Spyware Pegasus.

Tak tanggung-tanggung, Pavel Durov juga mengajak seluruh pemerintah dunia untuk mengambil tindakan melawan Apple dan Google demi kebaikan bersama.

Baca Juga: WhatsApp Ungkap Ada Celah Keamanan yang Digunakan Spyware Asal Israel

Bagi kalian yang masih awam, Spyware Pegasus merupakan perangkat pengintai bernama Pegasus yang dikembangkan oleh perusahaan cyberarm Israel, NSO Group.

Spyware Pegasus dapat diinstal pada perangkat yang menjalankan beberapa versi iOS dan Android.

Spyware ini tercatat telah meretas data pribadi aktivis, jurnalis, politisi, bahkan presiden Perancis, Emmanuel Marcon.

Lalu, bagaimana komentar lengkap Pevel Durov terkait kasus Spyware Pegasus ini?

Simak penjelasan di halaman berikutnya.

Melansir Gizmochina, dalam sebuah diskusi tentang keamanan siber, Pavel Durov mengomentari masalah Spyware Pegasus dan menyalahkan Apple dan Google.

Dia menyebutkan bahwa Apple dan Google telah melakukan kejahatan besar dalam tingkat global.

Pavel Durov mengungkapkan Apple dan Google menciptakan prouduk preangkat lunak yang tidak aman bagi pengguna sehingga kasus ini bisa muncul dan menyebar.

Editor : MakeMac

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular