Follow Us

Elon Musk Resmi Jadi Bos Twitter, Konten Hate Speech Melonjak!

Gama Prabowo - Sabtu, 29 Oktober 2022 | 14:36
Ilustrasi Elon Musk dan logo Twitter
businesswatch

Ilustrasi Elon Musk dan logo Twitter

Baca Juga: Twitter Rilis Fitur Posting Gambar, GIF dan Video Dalam Satu Cuitan

NCRI dan The Washington Post menyebutkan bahwa platform ujaran kebencian seperti 4Chan dan TheDonald mendorong satu sama lain untuk menyebar ujaran kebencian.

Sayangnya, masih belum jelas jenis kampanye apa yang mereka gunakan dan seberapa luas upaya tersebut.

Sementara itu, Twitter masih belum memberi komentar apa pun terkait peningkatan hate speech semenjak Elon Musk menjadi bos baru.

Baca Juga: Mirip TikTok, Twitter Rilis Fitur Video Layar Penuh dan Scroll Vertikal

Sebagai informasi, kampanye pelecehan sebelumnya pernah terjadi dengan melibatkan akun troller atau pengunggah tweet troll di Twitter.

Sekelompok kecil troll dapat memiliki dampak yang sangat besar bagi Twitter.

Hal ini tentu menjadi tantangan baru bagi Elon Musk yang dilaporkan telah mengambil tugas CEO Twitter.

Pada hari Jumat, Elon Musk mengatakan bahwa dia tidak akan mengembalikan akun yang telah di-banned atau membuat perubahan besar pada kebijakan konten perusahaan.

(*)

Editor : MakeMac





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular