Follow Us

(Rumor) Harga Centang Emas Twitter Akan Naik hingga Rp 15 Juta

Gama Prabowo - Senin, 06 Februari 2023 | 10:01
Centang emas di Twitter
Twitter via Business Insider

Centang emas di Twitter

Upaya Twitter dalam monetisasi akun terverifikasi nampaknya akan segera mengalami perubahan.

Baru-baru ini, Twitter dikabarkan akan meningkatkan biaya centang emas untuk akun bisnis.

Dilansir dari The Information (via The Verge), Twitter akan mematok biaya centang emas Twitter hingga USD 1.000 atau sekitar Rp 15 juta.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa akun bisnis yang tidak membayar biaya Rp 15 juta per bulan akan kehilangan centang emasnya.

Baca Juga: (Rumor) Centang Biru di Instagram Segera Berbayar, Berapa Harganya?

Kabar tersebut didasarkan pada pesan internal yang menyatakan bahwa Twitter ingin mengenakan biaya tambahan USD 50 per bulan untuk menambahkan centang emas ke setiap akun yang berafiliasi dengan bisnis.

Pesan internal tersebut sejalan dengan screenshot yang diunggah oleh konsultan sosial media Matt Navarra beberapa waktu lalu.

"Sebagai pelanggan akses awal, Anda akan mendapatkan tanda centang emas untuk organisasi Anda dan lencana afiliasi untuk akun rekanannya," bunyi pesan internal tersebut.

"Jika Anda ingin berlangganan, (biaya) centang emas untuk organisasi adalah USD 1.000 per bulan, dan USD 50 per akun yang terafiliasi dengan bisnis," lanjut pesan tersebut.

Baca Juga: Twitter Tampilkan Centang Emas untuk Akun Bisnis Terverifikasi

Twitter mulai meluncurkan centang emas sejak awal Desember 2022 lalu.

Centang emas ini menjadi penanda baru, setelah sebelumnya terdapat centang biru dan centang abu-abu.

Centang emas Twitter menjadi penanda sebuah organisasi bisnis atau perusahaan untuk "memverifikasi dan membedakan diri mereka" di Twitter.

Rencana kenaikan harga centang emas Twitter ini kerap dikaitkan dengan upaya Elon Musk untuk meningkatkan pendapatan Twitter.

Seperti yang kita ketahui, Twitter mengalami banyak masalah keuangan hingga perusahaan terpaksa memecat ribuan karyawannya.

Selain itu, Twitter juga memaksa pengembang Tweetbot, Twitterifiec, dkk untuk membayar ke API Twitter.

Baca Juga: Instagram Merencanakan Verifikasi Berbayar Seperti Twitter Blue?

Saat ini, perusahaan belum memberikan konfirmasi seputar kenaikan biaya centang emas Twitter.

Tetap ikuti MakeMac untuk perkembangan informasi berikutnya.

(*)

Editor : MakeMac

PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular