Jika seseorang yang tampil tersebut seringkali mendapatkan apresiasi, mereka yang ada dibalik layar terkadang kurang mendapatkan perhatian dalam bentuk apapun. Ini karena tidak banyak yang tahu apa yang sebenarnya mereka kerjakan dibalik layar.
Lewat game A Mortician’s Tale, kita akan mencoba masuk ke dunia kelam perusahaan pemakaman, dimana aktivitas utamanya adalah untuk mengurus seseorang yang telah meninggal.
Charlie, Anak Baru Pekerja Pemakaman

:quality(100)/photo/2018/12/09/3477359853.jpg)
A Mortician's Tale
Game memberikan penjelasan yang jelas dan perlahan soal ini, jadi bagi kamu yang tidak pernah mengetahui sama sekali perihal bagaimana proses merawat orang yang sudah meninggal terjadi, kamu akan belajar banyak hal lewat game yang satu ini.
Rutinitas Harian Seorang Pekerja Pemakaman
A Mortician's Tale
Beberapa akan memintamu untuk mengkremasi keluarganya yang meninggal, sebagian lainnya menginginkan pemakaman terbuka, sehingga kamu harus membersihkan badan mereka yang sudah meninggal.
Kamu tidak perlu takut melakukan kesalahan disini karena di sepanjang permainan, game akan menuntunmu menggunakan peralatan yang benar. Lagipula, tidak ada yang salah dengan mengerjakan aktivitas harianmu dengan caramu sendiri.
Jalan Cerita Dengan Pesan Moral Di Dalamnya
A Mortician's Tale
Ini membuat game terasa hambar dan sedikit membosankan. Kamu tidak akan menemukan aksi yang brutal disini, atau apapun. Yang kamu dapatkan disini adalah cerita-cerita kelam dibalik gelapnya dunia nyata, yaitu fakta bahwa kita semua akan meninggal suatu saat nanti, dengan cara apapun itu.
Baca Juga:
- Review Assassin’s Creed Rebellion, Game Manajemen Yang Diam-Diam Mematikan
- Apa Saja Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Sistem Pre-order di App Store
- Review Golf Peaks, Bermain Puzzle, Kartu, & Berhitung di Dalam Sebuah Game Golf
Kesimpulan
Berkebalikan dengan fakta bahwa game ini memang tentang kematian, kamu tidak perlu takut berhadapan dengan grafis yang seram dan menakutkan. A Mortician’s Tale jauh dari kata menyeramkan.Grafisnya dibuat tetap aman sehingga bisa dimainkan oleh seorang anak kecil sekalipun. Hanya saja, bagi anak kecil, topik yang diangkat mungkin akan menjadi berat sehingga membutuhkan perhatian dari orang tua.
A Mortician’s Tale mempunyai pengantar cerita yang baik, kamu bisa tahu bagaimana situasi Charlie setiap mengawali harinya, dan bagaimana keadaan berubah lewat apa yang disampaikan lewat berbagai petunjuk yang hadir di keesokan hari.
Kamu bisa merasakan situasi sekitarnya yang mulai berubah, sesuai dengan perkembangan karakter dari Charlie sendiri yang selalu berubah di setiap levelnya.
Maka sulit untuk mengatakan bahwa A Mortician’s Tale bukanlah sebuah game, karena ini memang sebuah game. Tapi apa yang ada dibaliknya lebih merupakan tentang sebuah cerita pengalaman personal, bukan seperti yang saya bayangkan sebelumnya, yaitu sebuah game manajemen pemakaman.
Durasi menjadi isu kedua yang saya rasa akan banyak menuai pro dan kontra. Saya menyelesaikan game ini dalam kurun waktu sekitar 2 jam. Itu setelah saya membaca semua email yang ada, mengerjakan rutinitas yang sama setiap harinya atau bisa dikatakan, semua yang game ini tawarkan kepada saya secara keseluruhan.
Maka mungkin game ini tidak akan membuatmu senang jika kamu mencari sebuah game yang penuh dengan tantangan baru. Tapi jika kamu ingin merasakan bagaimana melihat kematian dari sudut pandang personal, maka saya rasa, tidak ada yang bisa menceritakannya lebih baik dibandingkan A Mortician’s Tale.
Klik tautan ini jika video di atas tidak muncul.