Tren home feed berbasis algoritma ini pertama kali digunakan oleh TikTok dalam platform video pendeknya.
Algoritma tersebut terbukti mampu meningkatkan durasi pengguna ketika mengakses TikTok.
Twitter kemungkinan ingin meniru langkah TikTok tersebut agar pengguna lebih betah melakukan scrolling tweet-tweet terbaru.
Baca Juga: Twitter Tampilkan Centang Emas untuk Akun Bisnis Terverifikasi
CEO Twitter,Elon Musktahun lalu mengatakan kepada karyawan Twitter bahwa mereka harus meniru TikTok agar bisa survive di industri sosial media.
TikTok memiliki algoritma yang sangat baik dan relevan dengan penggunanya.
Ini bukanlah pertama kalinya Twitter meniru user-interface dan user-experience TikTok.
Sebelumnya, Twitter merubah interface video di Twitter dengan scroll-down untuk mengubah konten.
(*)